Kata Gratis kadang menjadi jualan di dunia pendidikan. Bahkan banyak politikus menggunakan istilah pendidikan gratis saat kampanye untuk memberi janji-janji manis mendulang masa. Begitulah nasib pendidikan di Negeri ini, Indonesia. Pendidikan Gratis menjadi salah satu keinginan semua masyarakat. Namun pada kenyataannya, banyak keinginan ini tidak sesuai fakta dilapangan, karena banyak oknum yang memanfaatkannya. Pendidikan Gratis bagi masyarakat sebenarnya ialah pendidikan dengan biaya terjangkau yang disubsidi oleh pemerintah, karena memang 20% alokasi anggaran APBN ialah untuk pendidikan dan kesehatan. Buanyak kan...tapi...


Apakah pendidikan gratis (pendidikan yang disubsidi biaya nya oleh pemerintah) berkualitas?
Jawabannya tentu saja bisa Iya dan bisa juga Tidak. Kenapa? Karena tergantung pengelola pendidikan yang melaksanakan nya, apakah dana yang disubsidi oleh pemerintah itu cukup untuk menyelenggarakan proses pembelajaran dan kegiatannya. Ada yang jawab cukup ada yang jawab tidak. karena itu memang dipengaruhi oleh banyak hal. Jadi...

Apakah PKBM Harati mengenakan biaya pendidikan atau Gratis?
Jawabannya:
GRATIS buat peserta didik yang tidak mampu dan berprestasi. BERBAYAR buat peserta didik yang mampu.Intinya sih yang mampu mensubsidi yang tidak mampu. Yang tidak mampu dan berprestasi harus rajin belajar dan berusaha untuk nantinya menjadi mampu, karena tangan diatas lebih baik dari tangan dibawah, so jangan terus nyaman berada dibawah kalau dengan pendidikan bisa membuat kita berada diatas.

JADI...
PKBM Harati membagi 3 kelompok belajar untuk mengkategorikan masyarakat yang terkendala masalah biaya untuk kembali belajar di PKBM Harati, tanpa membedakan kualitas layanan yang diberikan.

  1. Kelompok Reguler, belajar aktif 3x seminggu, BERBAYAR dengan biaya terjangkau. Biaya Pendaftaran GRATIS
  2. Kelompok Warga Belajar Tidak Mampu, belajar aktif 3x seminggu, GRATIS semua biaya pendidikan sampai selesai ditambah dapat baju kaos sama seperti kelompok Reguler. Biaya disubsidi oleh PKBM dan pemerintah pusat. Biaya pendaftaran GRATIS. Wajib menyertakan surat keterangan tidak mampu dari desa/kelurahan.
  3. Kelompok Mandiri, belajar tidak harus 3x seminggu, menggunakan sistem pembelajaran online modul, bisa dimana saja seluruh Indonesia. BERBAYAR dengan biaya terjangkau dan terperinci. Biaya pendaftaran Rp. 150.000,-. Khusus bagi masyarakat yang sibuk bekerja dan atau jauh jaraknya dari Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur. 

Sekarang Tentukan Pilihan mu...!
Mau belajar di PKBM Harati dengan BERBAYAR atau GRATIS?
Pilih kelompok sesuai kemampuan kamu, karena yakinlah selalu ada jalan bagi mereka yang ingin atau bersemangat untuk belajar walaupun terkendala masalah biaya. PKBM Harati memberikan solusi itu dengan Biaya Terjangkau dan disubsidi tapi tetap Berkualitas dan Berprestasi.

Rincian Biaya Pendidikan di PKBM Harati >>>klik disini<<<

Buruan daftar sekarang di PKBM Harati
Kasih info ini kepada keluarga, sahabat, tetangga, dan masyarakat sekitar kamu yang ingin kembali belajar tanpa memandang usia, latar belakang, agama, suku, ras dan budaya. semua bisa kembali belajar di PKBM Harati